ok

This is default featured post 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured post 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured post 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured post 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured post 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

Tampilkan postingan dengan label programing. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label programing. Tampilkan semua postingan

30/12/09

belajar c programing part 3 (DISK FILE I/O)

DISK FILE I/O

[LATIHAN 1]
Membaca file TEXT berisi tanggal lahir karyawan, dan

Menghitung Jumlah Karyawan berdasarkan Umur
#include “stdio.h”
void main()
{
FILE *tgldb;
tgldb=fopen(”tgldb.txt”,”r”) ;
if(tgldb==NULL)printf(”file tidak dapat dibuka”);
int i,a,b,x[9],year,a51=0,a44s51=0,a36s43=0,a28s35=0,b28=0;
while(!feof(tgldb))
{
for(i=0;i<9;i++)
x[i]=fgetc(tgldb);
a=(x[6]-48)*10;                             // ANGKA ascii char – 48 = integer ANGKA
b=x[7]-48;
year=a+b;
if(109-year>52)a51++;
if(109-year>=44 && 109-year<=51)a44s51++;
if(109-year>=36 && 109-year<=43)a36s43++;
if(109-year>=28 && 109-year<=35)a28s35++;
if(109-year<=28)b28++;
}
printf(”Dalam perusahaan tersebut terdapat karyawan : \n”);
printf(”yang berusia diatas 51 tahun adalah %d orang\n”,a51);
printf(”yang berusia antara 44 – 51 tahun adalah %d orang\n”,a44s51);
printf(”yang berusia antara 36 – 43 tahun adalah %d orang\n”,a36s43);
printf(”yang berusia antara 28 – 35 tahun adalah %d orang\n”,a28s35);
printf(”yang berusia dibawah 28 tahun adalah %d orang\n”,b28);
fclose(tgldb);
getchar();
}








[LATIHAN 2]
Menulis C3 Files dengan isi data MHS








[LATIHAN 3]
Membaca C3 Files dengan isi data MHS serta menampilkan di layar










[LATIHAN 4]
Menambahkan 5 record MHS pada C3 Files






[LATIHAN 5]
REWIND and FSEEK
rewind digunakan untuk mereset posisi pointer ke posisi awal file yang sedang di buka dengan perintah fopen()
Syntak :    void rewind(FILE *stream);
fseek digunakan untuk membaca data dari sebuah file yang sedang di buka dengan perintah fopen() secara random
syntak : int fseek( FILE *stream, long offset, int origin );




[LATIHAN 6]
FTELL dan Size OF Files
ftell digunakan untuk menulis data ke suatu file yang sedang di buka dengan perintah fopen() secara random
untuk mengetahui file size, dapat menggunakan syntak :
C++ :
BOOL WINAPI GetFileSizeEx(
__in HANDLE hFile,
__out PLARGE_INTEGER lpFileSize
);
KETERANGAN :
Parameters
hFile [in]
A handle to the file. The handle must have been created with either the GENERIC_READ or GENERIC_WRITE access right. For more information, see File Security and Access Rights.
lpFileSize [out]
A pointer to a LARGE_INTEGER structure that receives the file size, in bytes.
Return Value
If the function succeeds, the return value is nonzero.
If the function fails, the return value is zero. To get extended error information, call GetLastError.
Remarks
Transacted Operations: If there is a transaction bound to the file handle, then the function returns information for the isolated file view.








[LATIHAN 7]
Copy Files
##include
enum{sukses,gagal};
void copyFile(FILE*input, FILE*output)
{
int c;
while((c=fgetc(input)) != EOF)
{
fputc(c, output);
putchar(c);
}
}
void main(void)
{
FILE*fp1;
FILE*fp2;
char file1[32];
char file2[32];
int reval = sukses;
printf(”File yang dapat dicopy hanya berbasis text .txt atau .c”);
printf(”Masukkan nama file yang ingin di copy        : “);
gets(file2);
printf(”Masukkan nama file yang ingin di replace    : “);
gets(file1);
if((fp1=fopen(file1,”w”))==NULL)
{
printf(”Gagal membaca file atau file tidak berada dalam directory\n”);
reval = gagal;
}
else if((fp2=fopen(file2,”r”))==NULL)
{
printf(”Gagal membaca file atau file tidak berada dalam directory\n”);
reval = gagal;
}
else
{
copyFile(fp2,fp1);
fclose(fp1);
fclose(fp2);
}
}






[LATIHAN 8]
Delete Files
#include
#include

void main()
{
system(”del test.c”);
}


Semoga bermanfaat .

belajar c programing part 2 (looping)

Looping

Melakukan Looping dengan perintah “For”
Umum bentuk pernyataan untuk adalah
for (expression1; expression2; expression3) (
statement1;
statement2;
)
Anda lihat dari contoh ini bahwa pernyataan untuk menggunakan tiga kalimat (expression1, expression2, dan expression3) yang dipisahkan oleh titik koma.
expression1
Pada bagian ini biasa diisi dengan nilai dari batas ynag dinginkan misalkan i=3

Expression2
Pada bagian ini kita meletakkan kondisi yang diinginkan untuk menghentikan atau menjalankan looping. Contoh i<5 maka looping akan berhaenti saat i=5.

Expression3
Pada bagian ini kita bisa memasukkan increment atau decrement sehingga looping dapat berlanjut. Contohnya i++ dan i–.
Setelah perintah for tidak diikuti oleh tanda titik koma namun tanda titik koma diberikan setelah operasi lain yang ingin di looping.
Menambahkan Expression lain ke dalam For
Bahasa C memungkinkan anda untuk menambahkan ekspresi ke dalam tiga bidang ekspresi ke dalam perintah for. Kalimat dalam satu ekspresi bidang yang dipisahkan oleh koma.
Sebagai contoh:
for (i = 0, j = 10; i <10, j> 0; i + +, j -) (
/ * Pernyataan blok * /
)
Di sini, ekspresi pertama di lapangan, dua variabel integer, i dan j, yang diinisialisasi, masing-masing, dengan 0 dan 10 bila untuk pernyataan pertama yang dihadapi. Kemudian, yang kedua kondisinya i <10 dan j> 0. Jika salah satu penghubung ekspresi 0 kembali, maka looping dihentikan. Lalu I diberi increment sedangkan j diberikan perintah decrement setiap perulangan

1: / * Contoh* /
2: # include
3:
4: main ()
5: (
6: int i, j;
7:
8: for (i = 0, j = 8; i <8; i + +, j -)
9: printf ( “% d +% d =% d \ n”, i, j, i + j);
10: return 0;

OUTPUT
0 + 8 = 8
1 + 7 = 8
2 + 6 = 8
3 + 5 = 8
4 + 4 = 8
5 + 3 = 8
6 + 2 = 8
7 + 1 = 8
1: / * Contoh lain * /
2: # include
3:
4: main ()
5: (
6: int i, j;
7:
8: for (i = 0, j = 1; i <8; i + +, j + +)
9: printf ( “% d -% d =% d \ n”, j, i, j – i);
10: return 0;

OUTPUT
1 – 0 = 1
2 – 1 = 1
3 – 2 = 1
4 – 3 = 1
5 – 4 = 1
6-5 = 1
7 – 6 = 1
8 – 7 = 1
C: \ app>
Bermain dengan Infinite Loop 

Jika Anda memiliki untuk pernyataan seperti ini, 

for (;;) ( 

   / * Pernyataan blok * / 

) 

Anda menemukan sebuah infinite loop.
Perlu diketahui bahwa untuk pernyataan ini, 
tidak ada kalimat dalam tiga bidang ekspresi.
Pernyataan di dalam blok pernyataan akan dijalankan 
berulang-ulang tanpa henti. 

1:  /* 07L04.c: Conditional loop */
2:  #include 
3:
4:  main()
5:  {
6:     int c;
7:
8:     printf("Enter a character:\n(enter x to exit)\n");
9:     for ( c=' `; c != `x'; ) {
10:       c = getc(stdin);
11:       putchar(c);
12:    }
13:    printf("\nOut of the for loop. Bye!\n");
14:    return 0;
15: }

Keterangan
Perintah ini akan terus berulang walaupun kita memasukkan karakter apapun namun setelah memasukkan character x maka looping pun akan berhenti.
WHILE Loop
Pernyataan yang saat ini juga digunakan untuk looping. Berbeda dengan keadaan untuk pernyataan, hanya ada satu ungkapan dalam bidang sementara pernyataan.
Umum bentuk sementara adalah pernyataan
while (ekspresi) (
statement1;
statement2;
.
.
.
)


Contoh

1:  /* 07L05.c: Using a while loop */
2:  #include 
3:
4:  main()
5:  {
6:     int c;
7:
8:     c = ` `;
9:     printf("Enter a character:\n(enter x to exit)\n");
10:    while (c != `x') {
11:       c = getc(stdin);
12:       putchar(c);
13:    }
14:    printf("\nOut of the while loop. Bye!\n");
15:    return 0;
16:
 }
OUTPUT 

Enter a character:
(enter x to exit)
H
H
i
i
x
x
Out of the while loop. Bye!
ANALISIS
Dari contoh diatas maka kita dapat mengetahui dapalam pemakaian perintah while hanya diperlukan satu kondisi untuk menjalankan looping ini. Dan perintah yang di looping pada perintah while adalah perintah setelah kondisi. Untuk menjalankan 2 perintah maka dapat digunakan tanda kurung kurawal. Dan dari contoh diatas untuk keluar dari program maka kita harus mengetik huruf x karena kondisinya akan dilakukan pengulangan jika inputan tidak sama dengan x.

The Infinite WHILE Loop 

while (1) {
   statement1;
   statement2;
   .
   .
   .
}
Bial kita memasukkan perintah seperti contoh diatas maka kita akan mendapatkan output selalu berulang tanpa henti karena kondisi yang dimasukkan adalah 1 maka program akan terus dijalankan.

The do-while Loop

Bentuk umum 

do ( 

    statement1; 

    statement2; 

    . 

    . 

    . 

) While (ekspresi); 

Perintah Do…While merupakan salah satu perintah pengulangan yang 
dapat kita gunakan dalam pemrograman. Perintah ini akan menjalankan 
statement yang ada setelah Do dan setelah itu diperiksa dengna kondisi
yang ada setelah perintah While bila tidak sesuai, 
maka looping akan berhenti.
Contoh

1:  /* 07L06.c: Using a do-while loop */
2:  #include 
3:
4:  main()
5:  {
6:     int i;
7:
8:     i = 65;
9:     do {
10:       printf("The numeric value of %c is %d.\n", i, i);
11:       i++;
12:    } while (i<72);
13:    return 0;
14: }
     OUTPUT 

The numeric value of A is 65.
The numeric value of B is 66.
The numeric value of C is 67.
The numeric value of D is 68.
The numeric value of E is 69.
The numeric value of F is 70.
The numeric value of G is 71.

ANALISIS
Dari contoh diatas maka program yang dijalankan seperti output diatas. Program berhenti pada angka 71 karena saat itu nilai i sudah mencapai 72 sedangkan program akamn berjalan bila I <72.

Using Nested Loops

Menggunakan nested loops. 

1:  /* 07L07.c: Demonstrating nested loops */
2:  #include 
3:
4:  main()
5:  {
6:     int i, j;
7:
8:     for (i=1; i<=3; i++) {   /* outer loop */
9:        printf("The start of iteration %d of the outer loop.\n", i);
10:       for (j=1; j<=4; j++)  /* inner loop */
11:          printf("    Iteration %d of the inner loop.\n", j);
12:       printf("The end of iteration %d of the outer loop.\n", i);
13:    }
14:    return 0;
15: }
OUTPUT 

The start of iteration 1 of the outer loop.
    Iteration 1 of the inner loop.
    Iteration 2 of the inner loop.
    Iteration 3 of the inner loop.
    Iteration 4 of the inner loop.
The end of iteration 1 of the outer loop.
The start of iteration 2 of the outer loop.
    Iteration 1 of the inner loop.
    Iteration 2 of the inner loop.
    Iteration 3 of the inner loop.
    Iteration 4 of the inner loop.
The end of iteration 2 of the outer loop.
The start of iteration 3 of the outer loop.
  
 Iteration 1 of the inner loop.
    Iteration 2 of the inner loop.
    Iteration 3 of the inner loop.
    Iteration 4 of the inner loop.
The end of iteration 3 of the outer loop.
ANALISIS
Hasil yang didapat dari program diatas adalah sebagai berikut karena menggunakan Nested loop. Nested loop adalah penggunaan loop di dalam loop lain sehingga menyebabkan adanya perulangan di dalam perulangan
1.    Buatlah program untuk menampilkan gambar berikut
Masukkan karakter yang akan diulang : U
Masukkan jumlah pengulangan       : 5
Tampilan Anda :
UUUUU
#include
void main ()
{
char a;
int b,i;
printf(”Masukkan karakter yang ingin diulang = “);
scanf(”%c”,&a);
printf(”Masukkan jumlah perulangan = “);
scanf(”%d”,&b);
printf(”\n”);
for(i=1;i<=b;i++)
printf(”%c”,a);
fflush(stdin);
getchar();
}
2.    Buatlah program untuk dapat me nampilkan ganbar berikut
Masukkan tinggi pohon          : 4
Masukkan tinggi batang pohon     : 2
Pohon Anda
*
***
*****
*******
*
*
#include
void main ()
{
int a,b,c,d,i,j,k;
printf(”Masukkan tinggi pohon = “);
scanf(”%d”,&a);
printf(”Masukkan tinggi batang pohon = “);
scanf(”%d”,&b);
printf(”\n”);
d=1;
c=a-1;
for(i=1;i<=a;i++)
{
for(j=1;j<=c;j++)
printf(” “);
c=c-1;
for(k=1;k<=d;k++)
printf(”*”);
d=d+2;
printf(”\n”);
}
for(i=1;i<=b;i++)
{
for(j=0;j<=(d/2-2);j++)
printf(” “);
printf(”*\n”);
}
fflush(stdin);
getchar();
}
3.    buatlah program untuk menampilkan
Masukkan hari : Minggu
Masukkan Bulan : Maret
Masukkan Tanggal : 1
Hasil :
Hari minggu di bulan Maret akan jatuh pada tanggal : 1 8 15 22 29
Mau Lanjut  [Y/T] ? Y
Masukkan hari : Senin
Masukkan Bulan : Maret
Masukkan Tanggal : 2
Hasil :
Hari senin di bulan Maret akan jatuh pada tanggal 2 9 16 23 30
#include
#include

void main ()
{
char h[10],b[10],lnj;
int t,i;
do
{
printf(”\nMasukkan Hari = “);
scanf(”%s”,&h);
printf(”Masukkan Bulan = “);
scanf(”%s”,&b);
printf(”Masukkan Tanggal = “);
scanf(”%d”,&t);
printf(”\n”);
printf(”Hari di %s Bulan %s akan jatuh pada tanggal “,h,b);
do
{
printf(”%d “,t);
t=t+7;
}while(t<=31);
fflush(stdin);
printf(”\nMasi mau lanjut [Y/T] ? “);
scanf(”%c”,&lnj);
}while(lnj==’Y');
printf(”\n”);
getchar();
}
sekian buat looping
hheheheehh

15/12/09

java script nyeleneh

Halo apakabar ketemu kembali dengan saya hehehehe .
kali ini akan saya post-kan aneka java script yang ok punya
selamt menikmati

  • javascript:document.body.contentEditable='true'; document.designMode='on'; void 0
  • javascript:R=0; x1=.1; y1=.05; x2=.25; y2=.24; x3=1.6; y3=.24; x4=300; y4=200; x5=300; y5=200; DI=document.getElementsByTagName("img"); DIL=DI.length; function A(){for(i=0; i-DIL; i++){DIS=DI[ i ].style; DIS.position='absolute'; DIS.left=(Math.sin(R*x1+i*x2+x3)*x4+x5)+"px"; DIS.top=(Math.cos(R*y1+i*y2+y3)*y4+y5)+"px"}R++}setInterval('A()',5); void(0);

  • javascript:function flood(n) {if (self.moveBy) {for (i = 200; i > 0;i--){for (j = n; j > 0; j--) {self.moveBy(1,i); self.moveBy(i,0);self.moveBy(0,-i); self.moveBy(-i,0); } } }}flood(6);{ var inp = "D-X !msagro na dah tsuj resworb rouY"; var outp = ""; for (i = 0; i <= inp.length; i++) {outp =inp.charAt (i) + outp ; } alert(outp) ;}; reverse

  • javascript: alert(34343+3434-222);

  • javascript:alert("The actual URL is:\t\t" + location.protocol + "//" + location.hostname + "/" + "\nThe address URL is:\t\t" + location.href + "\n" + "\nIf the server names do not match, this may be a spoof.");

lo kok pada bengong pada cobanin aja di browser .
masih bengong katanya hacker ??
binngung gw
ane nggak tahu buat apa ni javascript heheheheheheh
pokoknya buka website apa aja terus copy paste url bar firefox ente .
dah lihat aja sendiri hasilnya , ntar ente juga bisa cerita sendiri .

sekian by by .

26/11/09

belajar c programing part 1 (Input / Output pada C )

Input / Output pada C
STANDAR PENULISAN I/O
DASAR INPUT DAN OUTPUT
Dalam bahasa C, terdapat 3 file stream, yaitu
stdin - (standard input)
stdout - (standard output)
stderr - (standard error)
(stdin) digunakan agar komputer dapat membaca input yang diketik user dari keyboard, sedangkan
(stdout) dan (stderr) digunakan untu menampilkan output ke layar monitor.
MEMBACA INPUT DARI KEYBOARD
1. Menggunakan getc()
syntaxnya :
#include
int getc(FILE*stream);

contoh:
1: /* Membaca input dengan menggunakan getc() */
2: #include
3:
4: main()
5: {
6: int ch;
7:
8: printf(”ketikkan 1 karakter:\n”);
9: ch = getc(stdin);
10: printf(”Karakter yang kamu ketik adalah: %c\n”, ch);
11: return 0;
12: }
Pada baris ke 6, variabel ch, dideklarasikan.
Pada baris ke 8, muncul pesan yang meminta user untuk mengetikkan sebuah karakter.
Pada baris ke 9, fungsi getc(stdin) membaca input yang diketikkan user, dan mengalamatkannya ke variabel ch.
Pada baris ke 10, karakter yang diketikkan user kembali ditampilkan dengan memanggil variabel ch.
2. Menggunakan getchar()
Syntaxnya :
#include
int getchar(void);

contoh:
1: /* Membaca input dengan menggunakan getchar() */
2: #include
3:
4: main()
5: {
6: int ch1, ch2;
7:
8: printf(”Ketikkan 2 karakter tanpa spasi:\n”);
9: ch1 = getc( stdin );
10: ch2 = getchar( );
11: printf(”Karakter pertama yang kamu ketikkan adalah: %c\n”, ch1);
12: printf(”Karakter kedua yang kamu ketikkan adalah: %c\n”, ch2);
13: return 0;
14: }
Pada baris ke 6, variabel ch dan ch2 di deklarasikan.
Pada baris ke 8, muncul pesan yang meminta user untuk mengetikkan 2 karakter tanpa spasi.
Pada baris ke 9, fungsi getc(stdin) membaca 1 karakter pertama yang diketikkan user, dan mengalamatkannya ke variabel ch1.
Pada baris ke 10, fungsi getchar() membaca 1 karakter kedua yang diketikkan user, dan mengalamtkannya ke variabel ch2.
Pada baris ke 11, karakter pertama yang diketikkan user kembali ditampilkan dengan memanggil variabel ch1.
Pada baris ke 12, karakter kedua yang diketikkan user kembali ditampilkan dengan memanggil variabel ch2.
Jadi tidak ada perbedaan antara getc(stdin), dengan getchar(). Keduanya adalah equivalen.
MENAMPILKAN OUTPUT KE MONITOR
1. Menggunakan putc()
Syntaxnya :
#include
int putc(int c, FILE *stream);

Contoh :
1: /* Menampilkan output sebuah karakter menggunakan putc() */
2: #include
3:
4: main()
5: {
6: int ch;
7:
8: ch = 65; /* ASCII dari A */
9: printf(”Karakter ASCII dari 65 adalah:\n”);
10: putc(ch, stdout);
11: return 0;
12: }
Pada baris ke 6, variabel ch dideklarasikan.
Pada baris ke 8, diberikan nilai 65 kepada variabel ch.
Pada baris ke 9, muncul sebuah pesan.
Pada baris ke 10, fungsi putc(ch, stdout) menampilkan output ASCII dari variabel ch yang bernilai 65.
2. Menggunakan putchar()
Syntaxnya :
#include
int putchar(int c);

Contoh :
1: /* Menampilkan output karakter menggunakan putchar() */
2: #include
3:
4: main()
5: {
6: putchar(65);
7: putchar(10);
8: putchar(66);
9: putchar(10);
10: putchar(67);
11: putchar(10);
12: return 0;
13: }
Perhatikan bahwa tidak ada variabel ang dideklarasikan.
Fungsi putchar langsung menuliskan integer ke dalam fungsinya, dan menampilkannya kembali dalam karakter ASCII.
KONVERSI MENJADI ANGKA HEXADESIMAL
Sebelumnya, jika kita ingin menampilkan angka dari sebuah variabel, kita menggunakan operator %d.
Jika kita ingin menampilkan variabel (integer) dalam bentuk hexadesimalnya, kita menggunaka operator %x.
Contoh :
1: /* Konversi ke hexadesimal */
2: #include
3:
4: main()
5: {
6: printf(”Hex(uppercase) Hex(lowercase) Decimal\n”);
7: printf(”%X %x %d\n”, 15, 15, 15);
8: printf(”%X %x %d\n”, 14, 14, 14);
9: printf(”%X %x %d\n”, 13, 13, 13);
10: return 0;
Outputnya :
Hex(uppercase) Hex(lowercase) Decimal
F f 15
E e 14
D d 13
MENENTUKAN JUMLAH KARAKTER OUTPUT
Dalam bahasa C, kita dapat menambahkan sebuah angka di antara %, dengan huruf.
Angka yang di sisipkan ini digunakan untuk menentukan jumlah/banyak karakter pada output.
Contoh :
1: /* Menentukan jumlah karakter pada output */
2: #include
3:
4: main()
5: {
6: int num1, num2;
7:
8: num1 = 12;
9: num2 = 12345;
10: printf(”%d\n”, num1);
11: printf(”%d\n”, num2);
12: printf(”%5d\n”, num1);
13: printf(”%05d\n”, num1);
14: printf(”%2d\n”, num2);
15: return 0;
16: }
Maka outputnya adalah
12
12345
12
00012
12345
MERATAKAN OUTPUT
Rata Kiri dan Rata Kanan
Sebelumnya, bila kita ingin menjadikan output rata kanan, maka kita menyisipkan sebuah angka di antara % dan hurufnya.
Bila kita ingin membuat rata kiri, maka kita harus memberi angka (-) diantara % dan huruf.
Contoh.
1: /* Meratakan output */
2: #include
3:
4: main()
5: {
6: int num1, num2, num3, num4, num5;
7:
8: num1 = 1;
9: num2 = 12;
10: num3 = 123;
11: num4 = 1234;
12: num5 = 12345;
13: printf(”%8d %-8d\n”, num1, num1);
14: printf(”%8d %-8d\n”, num2, num2);
15: printf(”%8d %-8d\n”, num3, num3);
16: printf(”%8d %-8d\n”, num4, num4);
17: printf(”%8d %-8d\n”, num5, num5);
18: return 0;
19: }
Maka outputnya
1 1
12 12
123 123
1234 1234
12345 12345
MENENTUKAN JUMLAH ANGKA DI BELAKANG KOMA
Pada default bahasa C, bilangan berkoma memiliki setting default 6 angka di belakang koma.
Kita dapat menentukan sendiri jumlah angka di belakang koma dengan menambahkan tanda titik (.), dan jumlah angka di belakang koma, diantara % dan huruf.
Contoh :
1: /* 05L08.c: Using precision specifiers */
2: #include
3:
4: main()
5: {
6: int int_num;
7: double flt_num;
8:
9: flt_num = 123.456789;
10: printf(”Format default angka berkoma: %f\n”, flt_num);
11: printf(”Dengan penentu jumlah angka di belakang koma: %.2f\n”, flt_num);
15: return 0;
16: }
Maka outputnya
Format default angka berkoma: 123.456789
Dengan penentu jumlah angka di belakang koma: 123.46
Diketahui 3 integer: 15, 150, dan 1500. Tuliskan sebuah program yang menampilkan integer dalam format hex!


#include
#include
void main()
{
int a = 15, b = 150, c = 1500;

printf(”Desimal Hexadesimal\n”);
printf(”%d %X”, a, a);
printf(”%d %X”, b, b);
printf(”%d %X”, c, c);
getch();
}
Bila ingin integernya sebagai input dari user, maka :
#include
#include
void main()
{
int p, q, r;
printf(”Masukkan bilangan bulat pertama = “);
scanf(”%d”,&p);
printf(”Masukkan bilangan bulat kedua = “);
scanf(”%d”,&q);
pritnf(”Masukkan bilangan bulat ketiga = “);
scanf(”%d”,&r);
printf(”Hexadesimal bilangan pertama = %X”, p);
printf(”Hexadesimal bilangan kedua = %X”, q);
printf(”Hexadesimal bilangan ketiga = %X”, r);
getch();
}

sekian aj besok lanjut lagi

24/11/09

asci american standar


1. alt + 1 = ☺
2. alt + 2 = ☻
3. alt + 3 = ♥
4. alt + 4 = ♦
5. alt + 5 = ♣
6. alt + 6 = ♠
7. alt + 7 = •
8. alt + 8 = ◘
9. alt + 9 = ○
10. alt + 10 = ◙
11. alt + 11 = ♂
12. alt + 12 = ♀
13. alt + 13 = ♪
14. alt + 14 = ♫
15. alt + 15 = ☼
16. alt + 16 = ►
17. alt + 17 = ◄
18. alt + 18 = ↕
19. alt + 19 = ‼
20. alt + 20 = ¶
21. alt + 21 = §
22. alt + 22 = ▬
23. alt + 23 = ↨
24. alt + 24 = ↑
25. alt + 25 = ↓
26. alt + 26 = →
27. alt + 27 = ←
28. alt + 28 = ∟
29. alt + 29 = ↔
30. alt + 30 = ▲
31. alt + 31 = ▼
32. alt + 32 = “space”
33. alt + 33 = !
34. alt + 34 = “
35. alt + 35 = #
36. alt + 36 = $
37. alt + 37 = %
38. alt + 38 = &
39. alt + 39 = ‘
40. alt + 40 = (
41. alt + 41 = )
42. alt + 42 = *
43. alt + 43 = +
44. alt + 44 = ,
45. alt + 45 = -
46. alt + 46 = .
47. alt + 47 = /
48. alt + 48 = 0
49. alt + 49 = 1
50. alt + 50 = 2
51. alt + 51 = 3
52. alt + 52 = 4
53. alt + 53 = 5
54. alt + 54 = 6
55. alt + 55 = 7
56. alt + 56 = 8
57. alt + 57 = 9
58. alt + 58 = :
59. alt + 59 = ;
60. alt + 60 = <
61. alt + 61 = =
62. alt + 62 = >
63. alt + 63 = ?
64. alt + 64 = @
65. alt + 65 = A
66. alt + 66 = B
67. alt + 67 = C
68. alt + 68 = D
69. alt + 69 = E
70. alt + 70 = F
71. alt + 71 = G
72. alt + 72 = H
73. alt + 73 = I
74. alt + 74 = J
75. alt + 75 = K
76. alt + 76 = L
77. alt + 77 = M
78. alt + 78 = N
79. alt + 79 = O
80. alt + 80 = P
81. alt + 81 = Q
82. alt + 82 = R
83. alt + 83 = S
84. alt + 84 = T
85. alt + 85 = U
86. alt + 86 = V
87. alt + 87 = W
88. alt + 88 = X
89. alt + 89 = Y
90. alt + 90 = Z
91. alt + 91 = [
92. alt + 92 = \
93. alt + 93 = ]
94. alt + 94 = ^
95. alt + 95 = _
96. alt + 96 = `
97. alt + 97 = a
98. alt + 98 = b
99. alt + 99 = c
100. alt + 100 = d
101. alt + 101 = e
102. alt + 102 = f
103. alt + 103 = g
104. alt + 104 = h
105. alt + 105 = i
106. alt + 106 = j
107. alt + 107 = k
108. alt + 108 = l
109. alt + 109 = m
110. alt + 110 = n
111. alt + 111 = o
112. alt + 112 = p
113. alt + 113 = q
114. alt + 114 = r
115. alt + 115 = s
116. alt + 116 = t
117. alt + 117 = u
118. alt + 118 = v
119. alt + 119 = w
120. alt + 120 = x
121. alt + 121 = y
122. alt + 122 = z
123. alt + 123 = {
124. alt + 124 = |
125. alt + 125 = }
126. alt + 126 = ~
127. alt + 127 = ⌂
128. alt + 128 = Ç
129. alt + 129 = ü
130. alt + 130 = é
131. alt + 131 = â
132. alt + 132 = ä
133. alt + 133 = à
134. alt + 134 = å
135. alt + 135 = ç
136. alt + 136 = ê
137. alt + 137 = ë
138. alt + 138 = è
139. alt + 139 = ï
140. alt + 140 = î
141. alt + 141 = ì
142. alt + 142 = Ä
143. alt + 143 = Å
144. alt + 144 = É
145. alt + 145 = æ
146. alt + 146 = Æ
147. alt + 147 = ô
148. alt + 148 = ö
149. alt + 149 = ò
150. alt + 150 = û
151. alt + 151 = ù
152. alt + 152 = ÿ
153. alt + 153 = Ö
154. alt + 154 = Ü
155. alt + 155 = ¢
156. alt + 156 = £
157. alt + 157 = ¥
158. alt + 158 = ₧
159. alt + 159 = ƒ
160. alt + 160 = á
161. alt + 161 = í
162. alt + 162 = ó
163. alt + 163 = ú
164. alt + 164 = ñ
165. alt + 165 = Ñ
166. alt + 166 = ª
167. alt + 167 = º
168. alt + 168 = ¿
169. alt + 169 = ⌐
170. alt + 170 = ¬
171. alt + 171 = ½
172. alt + 172 = ¼
173. alt + 173 = ¡
174. alt + 174 = «
175. alt + 175 = »
176. alt + 176 = ░
177. alt + 177 = ▒
178. alt + 178 = ▓
179. alt + 179 = │
180. alt + 180 = ┤
181. alt + 181 = ╡
182. alt + 182 = ╢
183. alt + 183 = ╖
184. alt + 184 = ╕
185. alt + 185 = ╣
186. alt + 186 = ║
187. alt + 187 = ╗
188. alt + 188 = ╝
189. alt + 189 = ╜
190. alt + 190 = ╛
191. alt + 191 = ┐
192. alt + 192 = └
193. alt + 193 = ┴
194. alt + 194 = ┬
195. alt + 195 = ├
196. alt + 196 = ─
197. alt + 197 = ┼
198. alt + 198 = ╞
199. alt + 199 = ╟
200. alt + 200 = ╚
201. alt + 201 = ╔
202. alt + 202 = ╩
203. alt + 203 = ╦
204. alt + 204 = ╠
205. alt + 205 = ═
206. alt + 206 = ╬
207. alt + 207 = ╧
208. alt + 208 = ╨
209. alt + 209 = ╤
210. alt + 210 = ╥
211. alt + 211 = ╙
212. alt + 212 = ╘
213. alt + 213 = ╒
214. alt + 214 = ╓
215. alt + 215 = ╫
216. alt + 216 = ╪
217. alt + 217 = ┘
218. alt + 218 = ┌
219. alt + 219 = █
220. alt + 220 = ▄
221. alt + 221 = ▌
222. alt + 222 = ▐
223. alt + 223 = ▀
224. alt + 224 = α
225. alt + 225 = ß
226. alt + 226 = Γ
227. alt + 227 = π
228. alt + 228 = Σ
229. alt + 229 = σ
230. alt + 230 = µ
231. alt + 231 = τ
232. alt + 232 = Φ
233. alt + 233 = Θ
234. alt + 234 = Ω
235. alt + 235 = δ
236. alt + 236 = ∞
237. alt + 237 = φ
238. alt + 238 = ε
239. alt + 239 = ∩
240. alt + 240 = ≡
241. alt + 241 = ±
242. alt + 242 = ≥
243. alt + 243 = ≤
244. alt + 244 = ⌠
245. alt + 245 = ⌡
246. alt + 246 = ÷
247. alt + 247 = ≈
248. alt + 248 = °
249. alt + 249 = ∙
250. alt + 250 = ·
251. alt + 251 = √
252. alt + 252 = ⁿ
253. alt + 253 = ²
254. alt + 254 = ■
255. alt + 255 = “space”